Ups, Benarkah Memarahi Anak Nakal Justru akan Membuatnya Tambah Nakal? - Suaranews Ups, Benarkah Memarahi Anak Nakal Justru akan Membuatnya Tambah Nakal? | Suaranews

Ups, Benarkah Memarahi Anak Nakal Justru akan Membuatnya Tambah Nakal?

Share it:

ilustrasi

Pada dasarnya anak-anak memang sulit dinasehati, bahkan mereka terlalu aktif dan nakal. Namun, ada batas kewajaran di mana seharusnya anak nakal dan tidak mematuhi nasehat orang tua.

Nah, ketika mendapati anak Anda nakal, ingin menang sendiri, dan tidak mau mendengarkan nasehat orang tua atau bahkan membantah, usahakan agar Anda tidak memarahinya dengan kasar. Mengapa demikian?.

Studi terbaru yang dilakukan oleh para ahli di Amerika menyebutkan, bahwa memarahi anak ketika mereka berperilaku menyimpang atau nakal bukan solusi terbaik agar anak kembali berperilaku baik. Orang tua yang sering marah-marah, memberi hukuman dan menyiksa anak ketika mereka berlaku nakal, hal ini justru akan membuat anak semakin nakal dan kebal nasehat.

Pasalnya, anak-anak adalah sosok yang perlu dinasehati dengan lemah lembut, sabar dan penuh pengertian. Umumnya, anak-anak adalah sosok yang mudah tersentuh ketika ia dinasehati dengan baik-baik, pelan-pelan serta penuh kasih sayang.

Penelitian lain yang dilakukan di Jerman juga mengungkapkan, bahwa anak-anak yang sering mendapat hukuman saat melakukan kesalahan atau berperilaku nakal, dari hari ke hari kenakalan yang ia lakukan akan semakin parah. Ia pun akan kebal terhadap nasehat orang tua. Lebih mengerikan lagi, anak yang hidup di keluarga kaku (terlalu kasar) tidak sedikit yang akan berperilaku kasar pula ketika ia berada di luar rumah baik di sekolah maupun lingkungan bermainnya.

“Hukuman bukan tindakan yang benar ketika anak berbuat kesalahan. Hukuman bahkan tidak sepenuhnya bisa mencegah anak untuk kembali berbuat nakal. Dengan hukuman, tidak jarang anak justru akan semakin nakal dan berperilaku kurang baik” ujar profesor dari Institut Psikologi Umum Universitas Wurzburg di Jerman, Andreas Eder.

Maka dari itu, ketika buah hati Anda melakukan kesalahan, jangan langsung memberinya hukuman. Tanyakan dan cari tahu apa kesalahannya, nasehati dengan baik-baik dan mintalah anak agar tidak melakukan kesalahan yang sama ke depannya.

Selain itu, supaya anak Anda menjadi pribadi yang ramah, baik dan sopan serta santun, penting bagi Anda untuk mengasuhnya dengan sikap sopan, santun dan kasih sayang penuh. Mengasuh dan meyakinkan anak dengan baik-baik dan kelemah lembutan, hal ini akan membentuk perilaku anak yang baik dan lemah lembut pula.

Sumber: portalmadura

Ayo Sebarkan:

Loading...

Share it:

Parenting

Post A Comment:

0 comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.