Ealah... Selundupkan Sabu di Nasi Bungkus untuk Tahanan, Farid Pura-pura Gila Saat Diperiksa - Suaranews Ealah... Selundupkan Sabu di Nasi Bungkus untuk Tahanan, Farid Pura-pura Gila Saat Diperiksa | Suaranews

Ealah... Selundupkan Sabu di Nasi Bungkus untuk Tahanan, Farid Pura-pura Gila Saat Diperiksa

Share it:

Ilustrasi

 Tertangkap tangan ketika akan menyelundupkan sabu ke Lapas Sidoarjo, Farid Hilmi (40), mendadak menjadi seperti orang gila ketika menjalani pemeriksaan di Polsek Sidoarjo Kota, Jumat (11/8/2017).

Warga Desa Sidokumpul, Sidoarjo Kota, ini bersikap melantur dan meracau tak jelas di hadapan penyidik.

Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Rochsulullah, mengatakan tersangka memberikan keterangan tidak jelas dan berbelit ketika pihaknya memeriksa Farid, Kamis (10/8/2017) malam.

Padahal, ketika pertama kali diantar petugas Lapas Sidoarjo, Farid tidak bersikap demikian, bisa berkomunikasi normal.

"Ketika kami lakukan penyidikan, tersangka tiba-tiba mulai meracau, bicara tidak jelas, dan menjadi seperti orang gila. Tentu kami tak percaya, karena ini hanya taktik tersangka saja," kata Rochsul saat menggelar rilis kasus perkara.

Rochsul menuturkan tindakan Farid ini bisa berdampak buruk pada proses hukumnya karena dinilai menghalangi penyidikan.

Majelis hakim, lanjutnya, bisa memperberat hukuman karena dianggap bertele-tele dalam memberikan keterangan.

Rochsul menyatakan jika Farid tetap tak mau kooperatif, pihaknya akan memanggil ahli jiwa untuk mengetes kejiwaannya.

"Jika terbukti tidak mengalami gangguan jiwa, pasti dampak hukumnya akan bertambah," sambungnya.

Farid ditangkap petugas Lapas Sidoarjo karena tertangkap tangan berupaya menyelundupkan sabu seberat 1,04 gram.

Sabu itu disamarkan di dalam tumpukan nasi bungkus yang akan diberikan ke salah satu penghuni lapas, yaitu Ahmad Rofiq.

"Pas nasinya diperiksa ditemukan sabu itu. Tersangka tidak bisa mengelak lalu berpura-pura gila," ujarnya.

Kepada petugas, Farid sendiri sempat menyatakan bahwa dirinya tidak tahu jika di dalam nasi itu ada sabu.

Ia cuma dimintai tolong kawannya untuk mengantarkan nasi itu kepada Rofiq.
Farid mengatakan tidakan mengantar nasi bungkus itu jika tahu ada sabundi dalamnya.

"Tetap akan kami proses dan dalami," ucap Rochsul.

Sumber: tribunnews

Ayo Sebarkan:

Loading...

Share it:

kriminal

Post A Comment:

0 comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.