Menguak Hidup Glamor Pasutri Bos Travel Dari Uang Jamaah? Begini Tanggapan Pengacara - Suaranews Menguak Hidup Glamor Pasutri Bos Travel Dari Uang Jamaah? Begini Tanggapan Pengacara | Suaranews

Menguak Hidup Glamor Pasutri Bos Travel Dari Uang Jamaah? Begini Tanggapan Pengacara

Share it:

ilustrasi


Bos biro perjalanan umrah First Travel, Andika Surachman (31) dan Anniesa Hasibuan (31), melalui media sosial kerap mengunggah foto-foto yang menampilkan kehidupan glamor mereka, termasuk saat liburan di luar negeri.

Namun penasihat hukum tersangka, Deski, menyebut tidak ada uang jemaah yang dipakai Andika dan Anniesa untuk berwisata ke luar negeri.
"Kalau ada yang beranggapan jangan-jangan uang jemaah dipakai, ya wajar saja. Tapi kalau uang jemaah dipakai, saya rasa nggak," kata Deski saat ditemui di sela mendampingi pemeriksaan Andika Surachman-Anniesa Hasibuan, di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (11/8) malam.

Di sosial media terpajang foto-foto keduanya saat berlibur di beberapa negara Eropa, berlatarbelakang perbukitan salju, di Grand Canyon Amerika Serikat lengkap dengan tampilan sejumlah helikopter.
Begitu pula saat menginap di hotel bintang lima sambil memegang iPhone terbaru.

Hasil penelusuran polisi, ada sekitar 35.000 calon jemaah umrah yang telah membayar, namun belum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sementara, dari 8 rekening First Travel, kini hanya tersisa saldo Rp 1,3 juta.

Menurut Deski, dana untuk liburan pasangan suami istri (pasutri) tersebut berasal dari keuntungan pengelolaan First Travel selama tujuh tahun terakhir.

"Jadi begini, memang penghasilan Andika dan Anniesa dari First Travel, wajar dong mereka menikmati," katanya.
Menurut Deski, Andika-Anniesa bisa liburan ke sejumlah destinasi wisata tergolong mewah di Eropa dan Amerika Serikat, bertarif ekonomis.

Selaku pengelola travel, mereka memanfaatkan jaringan dan perkenalannya di dunia biro perjalanan.
"Bukan dia saja (liburan di luar negeri), malah setiap tahun karyawan ada yang berangkat. Kalau dapat untung perusahaan, karyawan berangkat menggunakan biaya murah. Sebagai pengelola travel, mereka tahu seluk-beluknya," terangnya.
Busana glamor

Mengenai glamornya busana yang kerap dikenakan dua pengusaha muda itu, juga merupakan karya Anniesa Hasibuan selaku perancang busana muslimah yang sudah go international.

Pakaian-pakaian yang dikenakan keduanya berasal dari butik Anniesa Hasibuan.

Selain itu, Anniesa Hasibuan selaku perancang busana yang karyanya telah menembus dunia fashion Amerika Serikat dan Inggris juga diminta menjadi endorse sejumlah perusahaan brand fashion dan aksesorisnya.
"Kalau butiknya memang ada sponsornya. Jadi, sedikit pun enggak pakai uang jemaah, nggak ada hubungannya antara butik fashion dengan jemaah," tandasnya.

Begitu pula disampaikan Eggy Sudjana, juga penasihat hukum dua tersangka kasus penipuan berkedok pemberangkatan jemaah umrah itu.
Sepengetahuan Eggy, gaya hidup glamor kedua kliennya itu terbilang biasa saja dan dalam batas wajar.

sumber: tribunnews

Ayo Sebarkan:

Loading...

Share it:

tajuk

Post A Comment:

0 comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.