Sudah Jatuh Tertimpa Tangga... Anak Masih di Penjara, Jeremy Thomas Malah Jadi Tersangka - Suaranews Sudah Jatuh Tertimpa Tangga... Anak Masih di Penjara, Jeremy Thomas Malah Jadi Tersangka | Suaranews

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga... Anak Masih di Penjara, Jeremy Thomas Malah Jadi Tersangka

Share it:

ilustrasi

Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin itu ungkapan yang pas untuk menggambarkan kondisi keluarga Jeremy Thomas. Belum selesai masalah anaknya Axel Matthew Thomas, yang ditahan di Polda Metro Jaya terkait masalah narkoba, kini Jeremy sendiri harus berurusan dengan hukum.

Ia terjerat kasus penipuan terkait pengalihan aset vila di Ubud, Bali dengan total kerugian mencapai Rp 16 miliar. Aktor ternama itu telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kasus ini sebenarnya ditangani Polda Bali, tapi dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, dan sudah ditetapkan jadi tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (11/8).

Kasus ini berawal dari sengketa lahan dan bangunan vila di Ubud, Bali, pada 2013, antara Jeremy dan Patrick Alexander yang merupakan warga negara Australia.

Patrick kemudian melaporkan kasus itu ke Polda Bali atas tudingan penipuan pada Oktober 2014 lalu. Patrick merasa tertipu Jeremy dan mengalami kerugian mencapai Rp 16 miliar dari kasus pengalihan aset vila ini.

Argo menerangkan, Polda Bali telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi Bali. Bahkan penyidik telah melimpahkan berkasnya ke kejaksaan, namun dikembalikan atau P19.

“Dikembalikan karena locus delicti-nya (lokasi peristiwa) ada di Jakarta. Makanya kasusnya juga dilimpahkan ke Polda Metro Jaya,” terang dia.

Dalam waktu dekat, polisi segera mengirimkan berkas kasus penipuan Jeremy Thomas ini ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Polisi akan mengirimkan berkas penyidikan yang sebelumnya ditangani penyidik Polda Bali.

“Kita tinggal meneruskan saja ke Kejati DKI. Kan berkas sudah ada, itu (P19) karena ada petunjuk dari Kejati Bali bahwa locus delicti-nya di Jakarta,” ucap Argo.

Sumber: pojoksatu

Ayo Sebarkan:

Loading...

Share it:

News

Post A Comment:

0 comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.