Terlalu! Tukang Ojek Ini Ngaku Sering Perkosa Penumpang dan Merekam Aksinya - Suaranews Terlalu! Tukang Ojek Ini Ngaku Sering Perkosa Penumpang dan Merekam Aksinya | Suaranews

Terlalu! Tukang Ojek Ini Ngaku Sering Perkosa Penumpang dan Merekam Aksinya

Share it:

ilustrasi

Bitung, Pengakuan mengejutkan keluar dari mulut AS alias Andreas (28) tersangka pencurian dan cabul terhadap seoarang wanita di jalan samping RSUD Kota Bitung.

Warga Kolombo Kelurahan Bitung Barat Dua Kecamatan Maesa yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek ini mengaku sudah beberapa kali memperkosa penumpangnya.

Di tahanan Polres, Andreas mengaku sudah lima kali memperkosa penumpangnya dan adegan pemerkosaan itu semuanya direkam menggunakan ponsel.

“Saya rekam agar mereka (korban, red) tak melapor karena saya ancam jika melapor rekaman akan disebar,” kata Andreas.

Selain itu kata dia, tujuan merekam adegan pemerkosaan juga dijadikan koleksi pribadi.

“Semuanya saya ancam menggunakan pisau agar mau menurut dan tak melawan,” katanya.

Semua aksi bejat itu dilakukan Andreas di sejumlah lokasi pekuburan di Kota Bitung seperti kuburan di Madidir dan Girian.

“Setiap saya begitu selalu diawali dengan Miras makanya berani. Tapi saya menyesali semua itu,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bitung AKBP Philemon Ginting SIK MH mengatakan, pengakuan Andreas itu terungkap dari laporan dugaan cabul yang diterima jajarannya.

“Setelah ditelusuri rupanya pelakunya tak lain adalah Andreas yang sudah diamankan karena kasus pencurian dan cabul terhadap salah satu karyawan tempat hiburan,” kata Kapolres, Jumat (11/08/2017).

Kapolres mengatakan, perbuatan tersangka terhadap para wanita sungguh keterlaluan dan kuat dugaan bukan hanya lima korban namun lebih.

“Sayangnya mereka tidak mau melapor,” katanya.

Karena itu untuk membuatnya jera, polisi menjeratnya dengan pasal pidana berlapis antara lain pasal 362 dan 365 KUHP pencurian dengan kekerasan.

“Ancaman hukuman 12 tahun penjara serta pasal 285 perkosaan juga ancaman 12 tahun penjara,” katanya.

Sumber: jurnalpatrolinews

Ayo Sebarkan:

Loading...

Share it:

kriminal

Post A Comment:

0 comments:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.